Pemerintah Desa Ngambon Kenalkan Mahasiswa KKN dengan Acara Adat ‘Nyadran’ yang Dilaksanakan Satu Tahun Sekali

 

Per 1 Juli 2020 Desa Ngambon, Kecamatan Ngambon, Kabupaten Bojonegoro resmi menerima enam mahasiswa untuk melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata. Enam mahasiswa tersebut berasal dari Universitas Jember dan Universitas Airlangga yang dalam waktu bersamaan melaksanakan program KKN di desa asal masing-masing mahasiswa. Pada hari ketiga pengabdian tepatnya hari Jumat, 3 Juli 2020, mahasiswa KKN di desa Ngambon berkesempatan menghadiri acara ‘Nyadran’ yang digelar satu tahun sekali. Pemerintah Desa Ngambon yang diwakili oleh Yuli Triyono, S.Pd. atau akrab disapa Pak Yon selaku Kepala Desa Ngambon melalui pidato singkatnya juga memperkenalkan secara langsung Mahasiswa KKN kepada masyarakat yang mengikuti acara ini.

‘Nyadran’ atau biasa dikenal dengan sedekah bumi merupakan acara tahunan yang digelar sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa terhadap hasil panen yang diperoleh masyarakat. Selain itu, ‘Nyadran’ merupakan warisan turun-temurun dari nenek moyang dan dirasa sangat perlu untuk dilestarikan oleh masyarakat setempat. Acara ini dilaksanakan di salah satu tempat yang dianggap sakral di dusun Karang-Nduri desa Ngambon.

Pemilihan lokasi ‘Nyadran’ di Sendang Sarean Nduri ini juga bukan tanpa alasan. Sukandar selaku ketua RT 17 Desa Ngambon mengatakan bahwa pemilihan lokasi ini telah dilakukan sejak acara ‘Nyadran’ pertama kali dilaksanakan oleh para pendahulu. Sukandar atau Pak Ndar (sapaan akrabnya) juga menjelaskan bahwa tempat ini sebelumnya merupakan sumur, namun perlahan hilang dikarenakan pengikisan tanah oleh air sungai mengingat tempat ini merupakan bantaran sungai. Sumur merupakan salah satu sumber kehidupan terpenting bagi para petani. Airnya yang tak pernah surut menjamin kesuburan tanaman para petani. Itulah salah satu alasan pemilihan lokasi ini.

Acara ini dihadiri oleh Kepala Desa beserta jajaran Perangkat Desa Ngambon serta warga masyarakat RT 15,16,17 Desa Ngambon. Antusiasme penuh dari masyarakat membuat suasana keharmonisan desa lebih terasa. Tak hanya orang dewasa, para remaja bahkan anak-anak turut serta meramaikan acara ‘Nyadran’ ini.

Acara ini dibuka oleh Pak Tarbiyanto Kepala Dusun Karang-Nduri pada pukul 13.15 WIB. Lalu dilanjutkan dengan pidato singkat Kepala Desa Ngambon. Dalam pidatonya, Kepala Desa Ngambon juga mengingatkan masyarakatnya untuk senantiasa melaksanakan protokol kesehatan di tengah pandemi ini. Acara ini ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ketua RT 17 dan dilanjutkan dengan membagikan makanan yang dibawa masyarakat kepada seluruh hadirin.

Pemerintah Desa Ngambon mendukung penuh acara tahunan ini karena dianggap sebagai salah satu identitas adat istiadat yang ada di desa ini. Selain itu, penyelenggaraan adat istiadat juga telah diatur dalam pasal 95 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa. (redaksi: Yos/foto: Aorel)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *